Doa dan Dzikir saat Bersenggama dan Mohon Dikaruniai Keturunan yang baik
Untuk menghasilkan keturunan yang baik, harus dimulai dengan sesuatu yang baik pula. Bersenggama adalah proses kimiawi untuk melepaskan hasrat birahi dan kesenangan.
Namun dibalik bersenggama ada tujuannya yaitu ingin memiliki keturunan dengan bertemunya sperma dan sel telur.
Dalam bersenggama sebaiknya diperhatikan adab-adabnya agar kelak kualitas keturunannya akan menjadi generasi yang saleh dan terbaik bagi ummat. Adab tersebut antara lain:
- Sebelum bersenggama terlebih dahulu membersihkan mulut, berwudhu, dan memakai wangi-wangian.
- Berdoa sebelum melakukan senggama. Doa bersenggama yang diajarkan oleh Rasulullah saw. adalah Bismillah allahuma janibnis syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana, ’Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah syetan dari saya, dan jauhkanlah ia dari apa yang akan Engkau rizqikan kepada kami (anak, keturunan). Insya Allah jika sebelum bersenggama berdoa seperti ini kelak jika Allah menakdirkan seorang anak, maka ia tidak akan diganggu oleh syetan selamanya.’ (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).
- Seorang suami boleh menyetubuhi seluruh tubuh istri kecuali dari pantat atau duburnya.
- Tidak boleh menyetubuhi istri yang sedang haid/menstruasi.
Ada kalanya kehadiran buah hati yang dinanti-nanti belum tiba. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor baik medis maupun nonmedis. Namun, yang perlu kita yakini adalah ikhtiar yang optimal melalui doa maupun pemeriksaan medis. Sebaiknya doa ini dilantunkan setelah shalat wajib maupun shalat sunnah terutama shalat Tahajud dan sahalat hajat.
Doa ini juga dipanjatkan oleh Nabi Zakaria yang terus-menerus memohon pada Allah SWT agar dikarunia keturunan walaupun usia beliau sudah sangat lanjut. Doa ini tercantum dalam Al-Qur’an surah Maryam ayat 4-6 yaitu, ”Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku (pengganti) sepeninggalanku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra. Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya‘qub (pada bagian ini dapat diganti dengan keluarga Anda, pen) dan jadikanlah ia Ya Tuhanku seorang yang diridhai. (Maryam: 4-6)

Belum ada tanggapan untuk "Doa dan Dzikir saat Bersenggama"
Post a Comment